Penemuan Bayi Perempuan di Terbanggi Marga: Dinsos dan LPAI Lampung Timur Bergerak Cepat Amankan Hak dan Perlindungan Anak

- Penulis

Senin, 15 Juni 2026 - 07:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKADANA, LAMPUNG TIMUR – mgmltvnews.com  – Penemuan sesosok bayi perempuan di Dusun III, Desa Terbanggi Marga, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, pada Senin (15/6/2026) pagi, memicu respons cepat dari berbagai pihak. Guna memastikan keselamatan dan perlindungan yang optimal, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur melalui Dinas Sosial bersama Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) kini telah mengambil alih penanganan bayi malang tersebut.

​Bayi dengan berat badan 3,4 kilogram dan panjang 47 sentimeter itu kini telah ditempatkan di tempat yang aman setelah dinyatakan dalam kondisi sehat oleh tim medis. Langkah taktis ini diambil sebagai bentuk kehadiran negara dalam melindungi hak-hak anak yang telantar.

​Kronologi Penemuan: Tangisan di Belakang Rumah

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Peristiwa yang menggemparkan warga setempat ini bermula sekitar pukul 09.15 WIB. Keberadaan bayi pertama kali diketahui oleh Eni, atau yang akrab disapa Wulan, seorang pemilik usaha salon kecantikan di kawasan tersebut.

​Menurut penuturan Wulan, awalnya sang anak mendengar lamat-lamat suara tangisan bayi yang bersumber dari area belakang rumah mereka. Merasa curiga dan ingin memastikan sumber suara, Wulan segera bergegas menuju lokasi yang dimaksud.

​”Saya langsung berlari ke lokasi karena penasaran dan ingin memastikan. Setelah dilihat, ternyata benar ada bayi di dalam plastik berwarna merah. Kondisinya diduga kuat baru saja dilahirkan,” ungkap Wulan saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

​Melihat kondisi bayi yang sangat rentan, Wulan bersama warga sekitar langsung melakukan tindakan penyelamatan awal agar bayi tidak terpapar cuaca ekstrem. Kejadian ini pun segera dilaporkan kepada pamong desa setempat, yang kemudian diteruskan secara berjenjang ke pihak kepolisian, TNI, Dinas Sosial, dan LPAI Kabupaten Lampung Timur.

Oplus_131072

​Sinergi Lintas Sektoral dan Penanganan Sesuai SOP

​Tidak butuh waktu lama bagi otoritas terkait untuk tiba di lokasi penemuan. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Timur, Agus Subagiyo, menegaskan bahwa penanganan terhadap bayi perempuan ini dilakukan dengan mengedepankan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat demi menjamin legalitas dan keselamatan anak.

Baca Juga:  ​Laporan Ormas GML-IB 'Dicuekin' DLH Lampung Timur, Safaruddin: Jangan Anggap Sepele Kontrol Sosial!

​”Seluruh tahapan penanganan harus dilalui sesuai aturan yang berlaku. Dimulai dari evakuasi, pemeriksaan kesehatan menyeluruh oleh tenaga medis, hingga pembuatan berita acara resmi. Saat ini kami juga terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian yang sedang melakukan penyelidikan intensif terkait identitas orang tua kandung bayi tersebut,” jelas Agus Subagiyo.

​Sebagai langkah perlindungan sementara selama proses hukum dan penyelidikan berjalan, Dinas Sosial memutuskan untuk menitipkan bayi tersebut ke Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Inbatul Qaromah, yang dipimpin oleh Bambang di Kecamatan Sekampung.

​”Penempatan di LKS Inbatul Qaromah Sekampung ini bertujuan agar bayi mendapatkan perawatan, pengasuhan, dan pemenuhan gizi yang layak di lingkungan yang netral dan terpantau, sambil kita menunggu perkembangan proses hukum selanjutnya,” tambah Agus.

​LPAI Lampung Timur: “Pastikan Kepentingan Terbaik Bagi Anak”

​Langkah cepat dan koordinasi taktis yang ditunjukkan oleh aparatur gabungan ini mendapat apresiasi tinggi dari Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kabupaten Lampung Timur.

​Ketua LPAI Lampung Timur, Decxy Vicry Angga, yang turut mengawal langsung proses transisi dan penanganan bayi tersebut, menegaskan bahwa fokus utama semua elemen saat ini harus tertuju pada pemulihan dan jaminan hak hidup anak.

​”Kami dari LPAI memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kepekaan dan kepedulian warga yang langsung menyelamatkan bayi ini. Terima kasih juga kepada Dinas Sosial, jajaran kecamatan, perangkat desa, serta rekan-rekan TNI dan Polri yang bergerak sangat responsif. Dalam situasi seperti ini, yang paling krusial adalah memastikan seluruh hak-hak dasar anak terpenuhi tanpa penundaan, dan bayi mendapatkan perlindungan terbaik,” tegas Decxy.

​Decxy juga menambahkan bahwa LPAI akan terus melakukan fungsi pengawasan (monitoring) pemeliharaan anak selama berada di LKS, guna memastikan anak tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman eksploitasi.(safarudin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mgmltvnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​Menenun Asa di Rumah Papan: Kisah Zulya Ulfa, Balita Tangguh di Tengah Keterbatasan Keluarga
Senyum Kembali Mekar: Operasi Zulya Ulfa Jadi Simbol Solidaritas Lampung Timur
​Menuju Tahun Ajaran Baru, SMAS Teladan Way Jepara Bagikan Rapor Semester Genap, Ratusan Siswa Naik Kelas Tanpa Kendala ​
Sentuh Hati, LPAI Lampung Timur Jenguk dan Salurkan Donasi untuk Balita yang Tersiram Santan Panas di RSUD Abdul Moeloek
Perkuat Sinergi, SMKN 1 Raman Utara Hadirkan Ratusan Wali Murid dalam Agenda Pembagian Rapor Semester Genap
Zulya Ulfa Masih Berjuang di Tengah Luka, LPAI Lampung Timur Ajak Semua Pihak Peduli
Gebyar SMKS Transparan II Labuhan Ratu Digelar 9–14 Juni 2026, Promosikan Sekolah Lewat Beragam Kegiatan Sosial dan Olahraga
Misinformasi Pengenaan Sangsi Menara Radio Tanpa PBG, Setdakab Lamtim, Rustam: Tindaklanjuti!
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:39 WIB

​Menenun Asa di Rumah Papan: Kisah Zulya Ulfa, Balita Tangguh di Tengah Keterbatasan Keluarga

Senin, 15 Juni 2026 - 07:41 WIB

Penemuan Bayi Perempuan di Terbanggi Marga: Dinsos dan LPAI Lampung Timur Bergerak Cepat Amankan Hak dan Perlindungan Anak

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:57 WIB

Senyum Kembali Mekar: Operasi Zulya Ulfa Jadi Simbol Solidaritas Lampung Timur

Jumat, 12 Juni 2026 - 03:43 WIB

​Menuju Tahun Ajaran Baru, SMAS Teladan Way Jepara Bagikan Rapor Semester Genap, Ratusan Siswa Naik Kelas Tanpa Kendala ​

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:38 WIB

Sentuh Hati, LPAI Lampung Timur Jenguk dan Salurkan Donasi untuk Balita yang Tersiram Santan Panas di RSUD Abdul Moeloek

Berita Terbaru