BANDAR LAMPUNG — mgmltvnews.com – Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kabupaten Lampung Timur menunjukkan komitmennya dalam mengawal dan memastikan pemenuhan hak anak, terutama bagi mereka yang sedang tertimpa musibah. Pada Kamis (11/6/2026), jajaran pengurus LPAI Lampung Timur bertolak menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek, Bandar Lampung, untuk menjenguk Zulya Ulfa, seorang balita berusia 4,5 tahun yang mengalami luka bakar serius akibat tersiram air santan panas.

Zulya Ulfa, yang merupakan warga RT 01/RW 01, Desa Tulung Pasik, Kecamatan Mataram Baru, Kabupaten Lampung Timur, saat ini tengah terbaring di Ruang Bedah Ibu dan Anak, Kamar Nomor 106. Berdasarkan informasi medis, korban telah menjalani perawatan intensif selama tiga hari terakhir setelah mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kawal Pemenuhan Hak Anak dan Salurkan Donasi
Kunjungan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Ketua LPAI Lampung Timur, Decxy Vicry Angga, dengan didampingi oleh Bendahara Saparuddin, serta Ketua Bidang Layanan dan Inventarisasi Data, Arlinda Indriani. Kehadiran pengurus LPAI ini tidak hanya untuk melihat kondisi fisik sang anak, melainkan juga untuk memastikan bahwa hak-hak anak sebagai pasien anak-anak terpenuhi secara optimal, baik dari segi penanganan medis maupun psikologis.
Dalam kunjungan tersebut, LPAI Lampung Timur juga menyerahkan bantuan berupa tali asih tunai kepada orang tua pasien. Bantuan ini merupakan hasil dari gerakan open donasi atau penggalangan dana cepat yang digalang oleh LPAI selama dua hari terakhir.

”Kehadiran kami hari ini utamanya adalah untuk memastikan bahwa hak-hak ananda Zulya sebagai anak terpenuhi dengan baik selama proses perawatan di rumah sakit ini. Selain itu, kami juga menyerahkan tali asih yang terkumpul dari hasil donasi masyarakat selama dua hari,” ujar Ketua LPAI Lampung Timur, Decxy Vicry Angga, saat ditemui di lokasi.
Decxy menambahkan, pihaknya berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi yang dihadapi oleh orang tua pasien selama masa-masa sulit ini. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendoakan kelancaran proses medis yang akan dihadapi oleh Zulya.
Dijadwalkan Menjalani Operasi kulit Besok
Kondisi luka bakar yang cukup luas di sekujur tubuh balita malang tersebut memerlukan tindakan medis yang serius. Pihak rumah sakit telah menjadwalkan tindakan operasi kulit atau operasi kulit pada Jumat, 12 Juni 2026 besok.
”Kami semua berharap dan mendoakan agar jalannya operasi plastik besok hari Jumat dapat berjalan dengan lancar tanpa ada kendala medis apa pun. Semoga ananda Zulya lekas diberikan kesembuhan, diangkat penyakitnya, dan bisa segera pulang ke rumah untuk kembali bermain dengan ceria bersama teman-teman sebayanya,” kata Decxy penuh harap.
Isak Haru dan Terima Kasih Pihak Keluarga
Kedatangan jajaran LPAI Lampung Timur disambut dengan rasa haru oleh pihak keluarga korban yang setia mendampingi di ruang perawatan. Mewakili orang tua pasien, M. Ali yang merupakan paman kandung korban, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh LPAI serta seluruh lapisan masyarakat.
”Kami dari pihak keluarga besar mengucapkan ribuan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh pihak yang telah bahu-bahu membantu, meluangkan waktu, dan peduli kepada keponakan kami yang sedang tertimpa musibah ini. Bantuan dan perhatian ini sangat berarti bagi kami di saat situasi seperti sekarang,” ungkap M. Ali dengan nada bergetar.
Ia juga mendoakan agar segala kebaikan, ketulusan, serta bantuan yang telah disalurkan oleh para donatur dan pengurus LPAI Lampung Timur dibalas dengan pahala yang berlipat ganda oleh Allah SWT.
Saat ini, doa dan dukungan dari berbagai pihak terus mengalir untuk kelancaran operasi dan kesembuhan total bagi balita Zulya Ulfa agar dapat kembali tumbuh dan berkembang dengan sehat. (Saf)











