LAMPUNG TIMUR – mgmltvnews.com – Suasana hangat, penuh semangat, dan kebersamaan mewarnai kegiatan Nonton Bareng (Nobar) laga akbar Piala Dunia 2026 yang mempertemukan tim nasional Inggris melawan Argentina. Acara nonton bareng yang diinisiasi oleh Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Hj. Chusnunia Chalim, Ph.D (Mbak Nunik) ini berlokasi di Kompleks Pondok Pesantren Alhidayah Almaksumiyyah Nusantara, Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur, pada Rabu (15/7/2026) malam hingga Kamis dini hari.
Meskipun pertandingan baru dimulai sekitar pukul 00.15 WIB, antusiasme masyarakat dan para santri tidak surut. Ratusan warga dari berbagai desa di Kecamatan Labuhan Ratu sudah memadati lokasi sejak malam hari untuk mengamankan tempat duduk paling depan demi menyaksikan rivalitas klasik dua raksasa sepak bola dunia tersebut.
Sinergi PKB dan TVRI Hadirkan Hiburan Resmi
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan nobar ini terselenggara berkat kerja sama strategis antara jajaran pengurus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan Lembaga Penyiaran Publik TVRI selaku pemegang hak siar resmi (official broadcaster) Piala Dunia 2026 di Indonesia. Kerja sama ini memastikan bahwa tayangan yang dihadirkan kepada masyarakat memiliki kualitas siaran yang legal dan jernih.
Ketua Panitia Pelaksana, Gus Azis, dalam laporannya menyampaikan bahwa esensi utama dari agenda ini bukan sekadar menonton pertandingan sepak bola, melainkan sebagai media merajut kembali tali silaturahmi antarwarga.
”Kami bersyukur melihat antusiasme yang begitu besar dari masyarakat. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ajang silaturahmi sekaligus menghadirkan hiburan berkualitas dan gratis bagi masyarakat. Melalui momentum olahraga, kita bisa berkumpul bersama dalam suasana yang sangat cair dan damai,” ujar Gus Azis saat memberikan sambutan.
Dihadiri Jajaran Tokoh Penting Daerah
Kemeriahan acara nobar ini semakin lengkap dengan kehadiran sejumlah pejabat publik, elite politik, dan pimpinan organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Lampung Timur. Di jajaran tamu undangan tampak hadir:
Ketua DPRD Lampung Timur: Rida Rotul Aliyah
Ketua DPC PKB Lampung Timur: Gunardi
Ketua Fraksi PKB Lampung Timur: Elvanti Caruliita
Ketua PSSI Lampung Timur: Agus, S.Kom
Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Lampung Timur: Amir Faisol, S.H.
Ketua Garda BMI Lampung Timur: M. Amir
Ketua GML-IB Lampung Timur: Safarudin
Sekretaris Garda Bangsa Lampung Timur: Peto Sanjaya
Kehadiran para tokoh ini memperlihatkan soliditas elemen masyarakat dan pemerintahan di Lampung Timur dalam mendukung kegiatan-kegiatan positif kepemudaan dan olahraga.
Pesan Persatuan dan Rangkaian Safari Nobar di 3 Kabupaten
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PSSI Lampung Timur, Agus, S.Kom, yang juga didapuk untuk memberikan sambutan, menyampaikan pesan khusus dari para srikandi pemimpin Lampung. Ia menyampaikan permohonan maaf sekaligus salam hangat dari Hj. Chusnunia Chalim (Mbak Nunik), Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela (Mbak Jihan), serta Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah (Mbak Ela). Ketiganya berhalangan hadir secara fisik di Labuhan Ratu karena harus membagi tugas menemani masyarakat di lokasi nobar yang berbeda.
“Malam ini ada salam hangat dari Mbak Nunik, Mbak Jihan, dan Mbak Ela kepada seluruh masyarakat Lampung Timur yang hadir. Beliau-beliau tidak dapat bergabung di sini karena pada saat yang bersamaan, kegiatan nobar skala besar ini dilaksanakan serentak di tiga kabupaten, yaitu Tulang Bawang, Lampung Tengah, dan Lampung Timur sendiri,” jelas Agus di hadapan para penonton.
Lebih lanjut, Agus memaparkan bahwa agenda nobar ini merupakan bagian dari rangkaian program menyambut Hari Lahir (HUT) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang ke-28 tahun. Kegiatan ini dirancang sebagai program safari yang digelar selama enam malam berturut-turut di berbagai zona dan daerah di Provinsi Lampung.
Keseruan Games dan Pembagian Doorprize
Sebelum peluit kick-off babak pertama ditiup, panitia telah merancang serangkaian acara pembuka untuk mencairkan suasana. Kegiatan diawali dengan pembagian kostum (jersey) gratis kepada para pendukung kedua kesebelasan, yang seketika membelah penonton menjadi kubu “Putih-Biru” khas Inggris dan “Putih-Langit” khas Argentina.
Suasana berubah menjadi khidmat ketika seluruh peserta yang hadir berdiri tegak untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, yang kemudian dilanjutkan dengan kumandang Mars Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Tidak berhenti di situ, jeda menjelang pertandingan juga diisi dengan berbagai permainan (games) interaktif bertema sepak bola yang disiapkan oleh panitia. Gelak tawa dan riuh tepuk tangan penonton pecah saat beberapa warga berebut menjawab kuis berhadiah menarik (doorprize) yang disediakan oleh pihak sponsor dan panitia.
Dampak Positif Bagi Ekonomi Lokal
Selain menjadi wadah hiburan dan pemersatu warga, kegiatan nobar ini terbukti membawa dampak ekonomi instan bagi masyarakat sekitar. Di sepanjang jalan menuju lokasi pondok pesantren, terlihat puluhan pedagang kaki lima, penjual kopi keliling, hingga pedagang camilan meraup keuntungan berlipat karena ramainya pengunjung yang berbelanja untuk menemani waktu menonton hingga dini hari.
Melalui program ini, PKB berharap momentum akbar Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi panggung hiburan semata, namun juga menjadi stimulus bagi perputaran ekonomi mikro di tingkat desa, sekaligus memperkuat rasa persatuan dan kesatuan nasional di tengah masyarakat Lampung. (Saf)













