LAMPUNG TIMUR, mgmltvnews.com – Komitmen untuk mencetak generasi muda yang berakhlak mulia dan memiliki kedalaman spiritual terus dibuktikan oleh institusi pendidikan berbasis keagamaan di Kabupaten Lampung Timur. Salah satunya ditunjukkan oleh Madrasah Tsanawiyah (MTs) Ma’arif NU 5 Sekampung melalui penerapan program pembiasaan ibadah harian bagi seluruh warga sekolah.
Di bawah kepemimpinan H. Subandi selaku Kepala Sekolah, MTs Ma’arif NU 5 Sekampung memberlakukan kebijakan wajib melaksanakannya salat sunah Duha secara berjemaah. Kegiatan ini diselenggarakan setiap hari efektif sekolah sebelum memasuki jam istirahat pertama.
Diikuti 400 Siswa dan Dewan Guru
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaksanaan ibadah sunah ini dipusatkan di Masjid Mujahidin Sekampung, yang lokasinya berada di dalam kompleks halaman sekolah MTs Ma’arif NU 5 Sekampung, Kabupaten Lampung Timur.
Setiap harinya, setelah menyelesaikan pelajaran di jam pertama, sekitar 400 siswa-siswi dari seluruh tingkatan kelas bergerak tertib menuju masjid. Tidak hanya para peserta didik, seluruh jajaran dewan guru juga diwajibkan untuk hadir dan melaksanakan salat Duha bersama-sama.
Sesuai dengan jadwal yang ditetapkan sekolah, rangkaian kegiatan kerohanian ini dimulai pada pukul 08.30 WIB hingga selesai pada pukul 09.00 WIB. Usai menunaikan salat Duha dan doa bersama, para siswa baru diperkenankan untuk memanfaatkan waktu jam istirahat sekolah.
Membentuk Karakter dan Kedisiplinan
Kepada media mgmltvnews.com, Andi, salah satu dewan guru MTs Ma’arif NU 5 Sekampung, menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah konkret sekolah dalam mengintegrasikan pendidikan akademis dengan pendidikan karakter keagamaan.
”Salat sunah Duha ini memang diwajibkan untuk dilaksanakan setiap hari oleh seluruh siswa dan dewan guru. Ini merupakan instruksi dan program prioritas dari Bapak Kepala Sekolah, H. Subandi,” ujar Pak Andi saat memberikan keterangan.
Pak Andi menjelaskan bahwa pemilihan waktu di pagi hari sangat tepat untuk melatih kedisiplinan dan memberikan kesegaran rohani bagi para siswa sebelum melanjutkan proses belajar-mengajar di jam berikutnya.
”Kami ingin para siswa tidak hanya mengejar nilai akademis, tetapi juga terbiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT sejak dini. Salat Duha berjemaah ini menjadi fondasi moral dan pembiasaan positif yang diharapkan terus terbawa hingga mereka lulus dan bermasyarakat nanti,” tambahnya.
Respons Positif dari Lingkungan Sekolah
Kebijakan ini pun mendapat sambutan hangat dari segenap warga madrasah dan para orang tua murid. Suasana khusyuk dan tertib selalu mewarnai Masjid Mujahidin Sekampung setiap pagi, menggambarkan kebersamaan antara tenaga pendidik dan peserta didik dalam menjalankan ibadah.
Dengan konsistensi menjalankan program kerohanian ini, MTs Ma’arif NU 5 Sekampung optimistis mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul dalam ilmu pengetahuan, berkarakter mulia, serta memiliki ketakwaan yang kuat. (Safarudin)













