Pembangunan Tower Radio di Sukadana Ilir Tuai Polemik, Kadus Mengaku Tak Tahu

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG TIMUR –mgmltvnews.com – Pembangunan menara (tower) Stasiun Radio Alunan Way Jepara di Desa Sukadana Ilir, Kecamatan Sukadana, Lampung Timur, menuai protes dan tanda tanya besar dari warga serta perangkat desa setempat. Pasalnya, pembangunan yang menjadi induk Stasiun Radio HIT Station Budaya tersebut diduga kuat menabrak prosedur perizinan lingkungan.

​Berdasarkan hasil investigasi lapangan pada Sabtu (18/4/2026), ditemukan bahwa lokasi kedua pembangunan tower tersebut tidak diketahui oleh Kepala Dusun (Kadus) 002 Ponorogo, Imron Fadli. Sebagai tampuk pemerintahan di tingkat dusun, Imron mengaku tidak pernah dimintai izin maupun menandatangani berkas terkait pembangunan tersebut.

​“Kalau saya pribadi tidak ada mereka (pemilik stasiun radio) minta izin lingkungan. Biasanya ada laporan dari RT ke saya, tapi sampai stasiun itu pindah, tidak ada laporan sama sekali,” ujar Imron melalui pesan suara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Warga Tak Terima Kompensasi

​Ketidakterbukaan pihak pengelola radio juga dirasakan langsung oleh warga RT 007 yang berada di ring satu lokasi pembangunan. Nurhaisi Agus, warga yang rumahnya berbatasan langsung di sebelah utara, secara tegas menyatakan tidak pernah dimintai izin lingkungan, apalagi menerima uang kompensasi.

Baca Juga:  GML-IB Bongkar "Kotak Pandora" Anggaran BUMDes Tanjungwangi: Dana Ratusan Juta Rupiah Disoal!

​Kondisi berbeda dialami oleh warga lain seperti Ikhwan dan Muslimah Maryono. Meski dimintai tanda tangan izin, mereka mengaku tidak mendapatkan kompensasi materi. Ikhwan menduga uang kompensasi tersebut disatukan dengan biaya sewa rumah karena kebetulan gedung yang digunakan adalah milik kakak kandungnya.

​Ancaman Petir Menghantui Warga

​Selain masalah perizinan, keberadaan tower radio ini memicu kecemasan mendalam bagi warga terkait faktor keselamatan. Wilayah RT 007 dikenal sebagai zona rawan sambaran petir.

​Muslimah Maryono mengungkapkan bahwa warga telah meminta pihak radio untuk menghentikan aktivitas siaran setiap kali cuaca mendung atau turun hujan.

​”Pokoknya kalau mendung harus dimatikan karena takut petir. Dulu di tempat ibu saya ada dua pohon kelapa yang kena sambar. Kami masyarakat di sini jadi takut kalau ada pemancar,” tegas Muslimah.

​Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap pihak Pemerintah Desa Sukadana Ilir dan instansi terkait dapat meninjau ulang keberadaan tower tersebut agar sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku dan menjamin keamanan warga sekitar. (Saf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mgmltvnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misinformasi Pengenaan Sangsi Menara Radio Tanpa PBG, Setdakab Lamtim, Rustam: Tindaklanjuti!
“40 Hari Cuekin Peringatan, Izin Radio PT Alunan Way Jepara Terancam Dicabut Total!”
Pemerintah Desa Jepara Salurkan Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng, 557 KPM Tersenyum Lembar
Lepas 90 Siswa, Perpisahan SMP PGRI 4 Labuhan Ratu Berlangsung Khidmat dan Diwarnai Isak Tangis Haru
Penuh Haru dan Khidmat, MTsN 1 Lampung Timur Lepas 278 Siswa dan Wisuda Tahfidz Angkatan ke-32
​Gali Potensi PAD, Pemkab Lampung Timur Gelar Gebyar Pajak Berhadiah Motor
Final Warning, Jika Tidak Terpenuhi Izin Stasiun Radio HIT Dicabut Pemda!
BUNGKAM SOAL DANA BOS RP798 JUTA, GML-IB LAMTIM KECAM SIKAP KEPALA SMAN 1 PURBOLINGGO: “ADA APA DENGAN MANAJEMEN SEKOLAH?!”
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:29 WIB

Misinformasi Pengenaan Sangsi Menara Radio Tanpa PBG, Setdakab Lamtim, Rustam: Tindaklanjuti!

Senin, 1 Juni 2026 - 08:32 WIB

“40 Hari Cuekin Peringatan, Izin Radio PT Alunan Way Jepara Terancam Dicabut Total!”

Senin, 25 Mei 2026 - 06:31 WIB

Pemerintah Desa Jepara Salurkan Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng, 557 KPM Tersenyum Lembar

Senin, 25 Mei 2026 - 02:02 WIB

Lepas 90 Siswa, Perpisahan SMP PGRI 4 Labuhan Ratu Berlangsung Khidmat dan Diwarnai Isak Tangis Haru

Sabtu, 23 Mei 2026 - 04:45 WIB

Penuh Haru dan Khidmat, MTsN 1 Lampung Timur Lepas 278 Siswa dan Wisuda Tahfidz Angkatan ke-32

Berita Terbaru