LAMPUNG – mgmltvnews.com – Suasana haru dan bangga menyelimuti halaman SMP PGRI 4 Labuhan Ratu pada Sabtu (23/5/2026). Sekolah tersebut sukses menyelenggarakan agenda tahunan upacara pelepasan dan perpisahan siswa-siswi kelas IX. Acara yang dikonsep dengan memadukan kekayaan budaya lokal dan modernitas ini berjalan dengan penuh khidmat, lancar, dan sukses hingga akhir hayat acara.

Pada kelulusan tahun ini, SMP PGRI 4 Labuhan Ratu resmi melepas 90 siswa yang dinyatakan lulus dari total keseluruhan 328 siswa aktif yang menempuh pendidikan di sekolah tersebut. Keberhasilan ini disambut rasa syukur yang mendalam oleh seluruh keluarga besar yayasan, komite sekolah, dan para orang tua.
Sajian Seni Budaya Lampung Pukau Hadirin
Ada yang menarik dalam prosesi pelepasan tahun ini. Untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap kearifan lokal sejak dini, pihak panitia menampilkan berbagai pertunjukan seni dari kreativitas siswa-siswi terampil.
Acara dibuka dengan penampilan Tari Adat Lampung yang anggun sebagai simbol penghormatan dan penyambutan bagi para tamu undangan. Tidak hanya tradisi, riuh tepuk tangan penonton kembali pecah saat kelompok siswa menampilkan Tari Kreasi yang memadukan gerakan modern dan enerjik, mencerminkan semangat muda generasi penerus bangsa.
Dihadiri Pengurus YPLP, Dewan Guru, dan Wali Murid
Momen sakral ini turut dihadiri oleh jajaran tokoh penting pendidikan. Tampak hadir di kursi undangan:
Bapak Marwan, perwakilan dari Pengurus YPLP (Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan) PGRI, yang sengaja hadir untuk memberikan dukungan moril.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bapak Suroto, selaku Kepala Sekolah SMP PGRI 4 Labuhan Ratu.
Seluruh jajaran dewan guru, staf tata usaha, serta ratusan wali murid yang datang dengan mengenakan pakaian formal untuk mendampingi putra-putri mereka.
Estafet Motivasi: Ajakan Membangun Masa Depan lewat PGRI
Dalam pidato sambutannya, Bapak Marwan memberikan motivasi yang membakar semangat para lulusan. Beliau berpesan agar momentum kelulusan ini bukan akhir dari segalanya, melainkan gerbang awal untuk belajar lebih giat lagi di jenjang yang lebih tinggi.
”Jangan pernah lelah belajar. Tunjukkan bahwa alumni sekolah PGRI mampu bersaing, memiliki karakter yang kuat, dan berakhlak mulia,” ujar Bapak Marwan di hadapan para siswa.
Selain memberikan motivasi kepada siswa, Bapak Marwan juga melayangkan imbauan kepada masyarakat luas yang hadir. Beliau mengajak para orang tua untuk tidak ragu menitipkan dan menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah-sekolah di bawah naungan PGRI, yang terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan demi mencerdaskan kehidupan bangsa.
Senada dengan perwakilan yayasan, Kepala Sekolah SMP PGRI 4 Labuhan Ratu, Bapak Suroto, dalam sambutannya juga menyampaikan hal yang serupa. Beliau mengucapkan terima kasih atas kepercayaan wali murid selama tiga tahun ini dan berharap jalinan silaturahmi antara sekolah dan masyarakat tetap terjaga dengan baik.
Suasana Haru di Pengujung Acara
Suasana berubah menjadi sangat emosional saat memasuki sesi bersalaman dan sungkeman. Isak tangis haru tidak terbendung, baik dari para siswa, guru, maupun orang tua, ketika lagu-lagu perpisahan dikumandangkan. Tangis itu menjadi simbol rasa terima kasih yang tak terhingga dari siswa kepada guru yang telah sabar mendidik mereka, serta rasa berat hati para guru untuk melepas anak didiknya.
Secara keseluruhan, acara perpisahan SMP PGRI 4 Labuhan Ratu tahun 2026 ini berjalan dengan aman, tertib, dan menyisakan kenangan manis yang mendalam bagi seluruh pihak yang hadir.(Saf)













