Belasan Warga Sukadana Diduga Keracunan Telur Asin, Forkopimca dan Dinkes Pantau Korban di RSUD

- Penulis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKADANA – mgmltvnews – Sebanyak 12 warga di Kecamatan Sukadana, Lampung Timur, dilarikan ke rumah sakit dan fasilitas kesehatan terdekat setelah diduga mengalami keracunan makanan usai mengonsumsi telur bebek asin pada Jumat (27/02/2026).

​Hingga Sabtu (28/02/2026) siang, tim gabungan dari Dinas Kesehatan, Polres Lampung Timur, Anggota Kodim, serta Forkopimca Sukadana terus memantau kondisi para korban yang menjalani perawatan di RSUD Sukadana.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Berdasarkan data yang dihimpun, gejala keracunan mulai dirasakan warga sejak Jumat sore. Mayoritas korban adalah anak-anak usia sekolah, mulai dari PAUD hingga SMP, serta beberapa orang dewasa.

​Telur bebek asin tersebut diduga berasal dari distribusi di lingkungan sekolah, termasuk SMPN 1 Sukadana dan program makan di SD Islam Al-Furqon. Para korban rata-rata mengalami gejala mual, pusing, hingga muntah-muntah hebat hanya dalam waktu 10 hingga 30 menit setelah mengonsumsi telur tersebut.

​Dari 12 korban yang terdata, beberapa di antaranya mengalami kondisi yang cukup memprihatinkan:

​Ny. Lasmini (49): Mengalami diare lebih dari 50 kali dan muntah tak terhitung. Sempat berobat ke klinik namun tidak ada perbaikan, hingga akhirnya dirujuk ke RSUD pada Sabtu pagi dalam kondisi sangat lemas.

Baca Juga:  Exploring Bandung's Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

​Safaluna (6): Dilaporkan mengalami muntah sebanyak 20 kali dengan cairan berwarna kuning.

​Ketut Purwawiguna (4): Balita yang saat ini masih dalam penanganan intensif tim medis RSUD Sukadana.

​Efita Ningrum (14): Menjadi salah satu korban yang kondisinya telah stabil dan diperbolehkan pulang.

​Beberapa korban lainnya, seperti Suci Aulia Sari (14) dan Ahmad Raffi (SD), saat ini masih menjalani rawat jalan di rumah dengan pemantauan dari tenaga kesehatan setempat.

​Pihak Kepolisian (Polres) bersama Kodim dan Forkopimca telah turun ke lapangan untuk mengumpulkan keterangan saksi dan mengamankan sisa makanan sebagai barang bukti. Sementara itu, Dinas Kesehatan tengah berkoordinasi dengan laboratorium untuk memastikan kandungan zat berbahaya dalam telur bebek asin tersebut.

​”Kami terus memantau perkembangan medis para korban di RSUD. Fokus utama saat ini adalah memastikan semua warga yang terdampak mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat,” ujar salah satu perwakilan tim pemantau di lokasi.

​Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan segera melapor ke puskesmas terdekat jika mengalami gejala serupa setelah mengonsumsi makanan dari sumber yang sama.(Saf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mgmltvnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembangunan Tower Radio di Sukadana Ilir Tuai Polemik, Kadus Mengaku Tak Tahu
Ormas GML IB Lampung Timur Resmi Laporkan Pemilik Empang ke DLH Terkait Perusakan Ekosistem Sungai
Tetes Air Mata Haru Warnai Sosialisasi Perlindungan Anak di SLBN Lampung Timur
​Usut Dugaan Suap Izin Tower Radio, Ketua GML IB Lampung Timur Penuhi Panggilan Penyidik Polres
Tindak Lanjuti Dugaan Suap Izin Tower, Ormas GML-IB Sambangi Polres Lampung Timur
Pemerintah Desa Sri Pendowo Salurkan BLT Dana Desa Tahap I Tahun 2026
SMPN 2 Raman Utara Raih Juara 3 PBB, Kepala Sekolah Tekankan Disiplin Berkelanjutan
Proyek Drainase Desa Sido Mukti Disorot Ormas GML, Diduga Tabrak Aturan dan Kurangi Material
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 08:48 WIB

Pembangunan Tower Radio di Sukadana Ilir Tuai Polemik, Kadus Mengaku Tak Tahu

Selasa, 14 April 2026 - 13:17 WIB

Ormas GML IB Lampung Timur Resmi Laporkan Pemilik Empang ke DLH Terkait Perusakan Ekosistem Sungai

Selasa, 14 April 2026 - 05:31 WIB

Tetes Air Mata Haru Warnai Sosialisasi Perlindungan Anak di SLBN Lampung Timur

Senin, 13 April 2026 - 12:45 WIB

​Usut Dugaan Suap Izin Tower Radio, Ketua GML IB Lampung Timur Penuhi Panggilan Penyidik Polres

Kamis, 9 April 2026 - 05:49 WIB

Tindak Lanjuti Dugaan Suap Izin Tower, Ormas GML-IB Sambangi Polres Lampung Timur

Berita Terbaru