WAY BUNGUR –mgmltvnews.com – Dalam upaya mempererat tali silaturahmi antaranggota, Forum Rembuk Desa Penyangga (FRDP) Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Kabupaten Lampung Timur menggelar acara Silaturahmi Ramadhan 1447 H dan Buka Puasa Bersama. Kegiatan yang berlangsung penuh kekeluargaan ini dilaksanakan di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Fattah, Way Bungur, pada Senin (9/3/2026).
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua FRDP TNWK Lampung Timur Suprayitno, jajaran Dewan Pembina yakni H.M. Muslih dan Amir Faishol, serta para Kepala Desa dan anggota FRDP se-Kabupaten Lampung Timur.
Ketua FRDP TNWK, Suprayitno, menjelaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan momentum untuk membahas rencana strategis dan program kerja organisasi ke depan. Fokus utama yang dibahas adalah pembangunan sinergi dengan berbagai instansi demi mewujudkan harmonisasi antara masyarakat dan satwa, khususnya gajah, di kawasan hutan TNWK.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
”Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas respon cepat pemerintah, baik pusat maupun daerah, dalam penanganan konflik gajah dan masyarakat yang selama ini terjadi,” ujar Suprayitno di sela-sela acara.
Senada dengan hal tersebut, Dewan Pembina FRDP TNWK Lampung Timur, H.M. Muslih bersama Amir Faishol, memberikan arahan agar forum ini terus menjaga kekompakan. Menurutnya, di era saat ini, visi dan misi organisasi hanya akan tercapai jika dibarengi dengan kolaborasi dan kreativitas yang tinggi.
“Hanya dengan sinergi bersama pemerintah dan seluruh komponen lainnya, sebuah organisasi bisa memberikan manfaat nyata. Mari manfaatkan momentum Ramadhan ini untuk menempa spiritualitas diri guna membentuk masyarakat yang madani,” ungkap H. Muslih, yang juga dikenal sebagai tokoh muda NU Lampung Timur sekaligus pengasuh Ponpes Darul Fattah.
Amir Faishol, selaku pembina, turut menambahkan bahwa keselarasan antara FRDP dan Pemerintah Daerah merupakan kunci kemajuan bagi masyarakat Lampung Timur, terutama mereka yang tinggal di wilayah penyangga hutan.
Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, mempertegas komitmen FRDP TNWK untuk terus menjadi jembatan antara pelestarian alam dan kesejahteraan warga di sekitar Taman Nasional Way Kambas. (Saf)













