LAMPUNG TIMUR — mgmltvnews.com – Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kabupaten Lampung Timur kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang ramah anak. Melalui program edukasi terpadu, jajaran pengurus LPAI Lampung Timur menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan perundungan (anti-bullying) secara maraton di tiga sekolah wilayah Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur, pada Selasa (11/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut menyasar tiga tingkatan pendidikan sekaligus, yakni SDN 1 Melinting, SMPN 1 Melinting, dan SMAN 1 Melinting. Langkah lintas jenjang ini diambil guna memastikan edukasi mengenai bahaya perundungan dapat tertanam secara konsisten sejak usia dasar hingga remaja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tekankan Lima Poin Kunci Pencegahan Bullying
Sosialisasi ini dipimpin langsung oleh Ketua LPAI Kabupaten Lampung Timur, Decxy Vicry Angga. Di hadapan ratusan siswa yang hadir penuh antusias, Decxy menyampaikan materi utama yang dikemas secara interaktif dan mudah dipahami. Terdapat lima poin krusial yang menjadi wawasan dasar bagi para siswa untuk saling menghargai sesama teman di sekolah:
Dilarang mengejek teman, baik secara verbal maupun non-verbal yang dapat merendahkan martabat sesama.
Dilarang memfitnah teman, atau menyampaikan tuduhan yang tidak terbukti kebenarannya.
Dilarang menyebarkan hoaks, termasuk kabar burung atau berita bohong yang berpotensi merusak nama baik teman maupun lingkungan sekolah.
Dilarang melakukan kekerasan fisik, seperti memukul, menendang, atau tindakan main hakim sendiri yang mencederai orang lain.
Dilarang mengucilkan teman, serta tindakan mengisolasi seseorang dari pergaulan sosial di sekolah.
”Perundungan dalam bentuk apa pun, baik verbal, fisik, maupun sosial, tidak boleh terjadi di lingkungan sekolah. Anak-anak harus paham bahwa saling menghormati dan menyayangi sesama teman adalah kunci utama terciptanya suasana belajar yang aman dan menyenangkan,” tegas Decxy di sela-sela pemaparan materi.
Usai sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan dialog interaktif dan tanya jawab. Para siswa dari berbagai jenjang tampak aktif melontarkan pertanyaan terkait cara menyikapi tindakan perundungan serta bagaimana melaporkan kejadian yang mereka temui di lingkungan sekitar.
Apresiasi Tinggi dan Harapan Kemitraan Berkelanjutan

Pelaksanaan sosialisasi pencegahan bullying ini mendapat sambutan hangat dan apresiasi tinggi dari para kepala sekolah serta pihak manajemen sekolah di Kecamatan Melinting.
Kepala Sekolah SDN 1 Melinting, Ibu Rumlah, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kehadiran jajaran LPAI Lampung Timur yang turun langsung mengedukasi para peserta didik.
”Kami sangat berterima kasih kepada jajaran LPAI Lampung Timur yang hadir memberikan pemahaman mengenai anti-bullying secara langsung kepada anak-anak kami. Kami berharap kemitraan baik ini dapat terus terjalin secara berkelanjutan, baik dalam hal edukasi berkala, koordinasi, maupun pendampingan dalam menyelesaikan berbagai potensi kasus yang menimpa anak-anak,” ujar Ibu Rumlah.
Dukungan senada juga disampaikan oleh pimpinan sekolah tingkat menengah. Pada tingkat atas, Kepala Sekolah SMAN 1 Melinting, Bapak M. Taufik, diwakili oleh Wakil Kepala (Waka) Bidang Kesiswaan, Bapak Henggul Amrullah. Sementara pada tingkat pertama, Kepala Sekolah SMPN 1 Melinting, Bapak Jarno, S.Pd., diwakili oleh Waka Bidang Kesiswaan, Bapak Kasdu.
Pihak perwakilan SMAN 1 Melinting dan SMPN 1 Melinting menegaskan bahwa kegiatan edukasi seperti ini sangat penting untuk membangun benteng moral para siswa. Diharapkan melalui sinergi antara lembaga perlindungan anak dan pihak sekolah, lingkungan pendidikan di Kecamatan Melinting dapat menjadi kawasan yang aman, inklusif, serta bebas dari segala bentuk perundungan dan kekerasan anak. ( Safarudin )













