Buumi agung Lampung timur mgmltvnews.com – Penguatan komitmen dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak terus dilakukan. Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kabupaten Lampung Timur menggandeng seluruh Kepala Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Bumi Agung dalam kegiatan sosialisasi pencegahan dan penghentian perundungan (bullying), yang dipusatkan di Kantor Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Bumi Agung, Selasa (28/07/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala SD Negeri se-Kecamatan Bumi Agung beserta jajaran pendidikan. Dalam kesempatan itu, Ketua LPAI Kabupaten Lampung Timur, Decxy Vicry Angga, S.H., menyampaikan pentingnya membangun sinergi antara sekolah, orang tua, pemerintah, dan LPAI dalam memberikan perlindungan terhadap anak di lingkungan pendidikan.
Dalam sambutannya, Decxy menegaskan bahwa sekolah merupakan tempat bagi anak untuk belajar, berkembang, dan membentuk karakter. Oleh karena itu, setiap peserta didik berhak memperoleh rasa aman, nyaman, serta terbebas dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
> “Melalui program Hentikan Bullying, kami ingin mengajak seluruh sekolah menjadi mitra LPAI dalam menciptakan budaya saling menghargai, saling peduli, dan saling melindungi. Pencegahan bullying merupakan tanggung jawab bersama demi masa depan anak-anak kita,” ujar Decxy.
Selain memberikan edukasi mengenai dampak bullying terhadap korban maupun pelaku, LPAI juga mengajak seluruh sekolah memasang media edukasi berupa banner atau poster “Stop Bullying” sebagai pengingat bagi seluruh warga sekolah agar terus menjaga lingkungan belajar yang positif dan ramah anak.
LPAI menilai peran guru sangat penting dalam mendeteksi sejak dini, mencegah, serta menangani kasus perundungan secara tepat sehingga tidak berkembang menjadi permasalahan yang lebih serius.
Para kepala sekolah yang hadir menyambut baik program tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mendukung gerakan pencegahan bullying di sekolah masing-masing melalui penguatan pendidikan karakter, pengawasan, serta kerja sama dengan orang tua dan berbagai pihak terkait.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk komitmen bersama untuk mewujudkan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari bullying bagi seluruh peserta didik di Kecamatan Bumi Agung.
Di akhir kegiatan, seluruh peserta bersama-sama menyerukan komitmen:
“Stop Bullying! Jadilah Teman Baik, karena Anak Terlindungi, Indonesia Maju.”(Safarudin)













